Date: 8/31/2008
W a k t u
Ga terasa sudah masuk bulan puasa lagi. Sepertinya, baru saja kemarin ngrayain lebaran ma keluarga eh tau-tau da bulan puasa lagi. Tapi puasa kali ini kami telah kehilangan Ayah. Ayahku sudah wafat 3 bulan lalu, jadi kami menjalani hari-hari puasa tanpa keberadaan Ayah. Pun hari Lebaran. Tidak seperti tahun-tahun lalu. Aku menyadari. Memang kehidupan ini sudah diatur Allah SWT. Dial-ah pemilik kehidupan yg mutlak. Dia-lah maha perencana. Secanggih apapun teori dan rencana manusia, taklah berarti dibanding rencana Tuhan. Ya, seperti jalan kehidupan manusia yg sudah ditentukan/digariskan seperti rizki jodoh dan maut. Kapan kita mendapatkan rizki untuk menafkahi diri sendiri atau keluarga, atau kapan masanya kita bertemu dengan jodoh kita untuk membangun mahligai rumah tangga, dan juga maut. Kapan waktunya kita kembali pada Sang Khalik. Semua itu sudah ditentukan oleh Allah SWT. Seperti roda kehidupan yg silih berganti, adalah suatu pelajaran bagi manusia tentang Perencanaan Allah yg Maha Agung. Ya, kehidupan ini sesungguhnya memang amat singkat. Manusia dgn berbagai rencananya menjadi sibuk, sehingga perputaran waktu tanpa terasa dijalani dan tiba-tiba tersentak ketika tahu sudah memasuki bulan puasa lagi. Memang seperti baru kemarin. Kami berkumpul, tertawa dan bercanda bersama keluarga...... Marhaban Ya Ramadhan
Blogs
Main